HBR4HF – Hambuilder 4 Band HF Transceiver

HBR4HF specification

  • Heterodyne 10MHz Xtal filter exciter based on Hambuilder BritX exciter
  • 300-25000Hz audio band pass active filter using NE5532
  • 4 Band coverage (80m, 40m, 30m, 20m) with 3 selector LPF BPF
  • 20-35 watt RF power output,
  • 2x IRF 530 Final RF amplifier
  • SSB modulation
  • 16×2 char LCD
  • Si5351 VFO and BFO synthezyzer based on RTC01C controller

 

 

 

Regards

 

Advertisements

QRP HBR-HF10 Prototype (receiver test)

Specification:

  • BritX exciter, based on BITX exciter with on board 2 to 30 Mhz fixed inductor BPF using FST3253 band switch
  • Small form factor (common component are smd)
  • RTC02B controller (2.2 TFT display) with special firmware
  • ABS enclosure with acrylic panel

This exciter will be power up with 10watt linear amplifier. using RD16HHF1, and RD00HHF1 as driver andĀ  4 Band LPF

In the future there will be an additional daughter board to improve bitx performance like:

  • 3-5 Watt audio amplifer with AGC
  • DSP audio processing for speaker
  • DSP audio processing for microphone and also audio compressor

This exciter availabe now in Indonesia, please visit to buy it..
https://www.tokopedia.com/jalapindai-store/britx-hf-exciter-board

’73

BRHF10 = BRitX + RTC02B

RTC02B external VFO

Another version of RTC02B as an external vfo. It is come with an abs plastic enclosure, 2 bnc rf out and dc jack connector.

This version was build to meet old channelled transceiver local oscillator replacement. So they do n ot have to open or do alot modification of their vintage transceiver.

Hambuilder HF transceiver prototype

Desain ekonomis Homebrewpartner/Jalapindai HF transceiver enclosure. Pada series ini tema yang di gunakan adalah “Hambuilder” untuk semakin menguatkan kesan homebrew/diy nya.

specification:

*. RTC02B as main controller (special firmware)

*. Single conversion heterodyne (smd Bitx variance)

*. 4 onboard BPF (2-4, 4-8, 8-15, 15-30 MHz) fixed inductor BPF

*. FST3253 bandswitch selector

*. 10watt linear Amplifier

DDS CB AD9850

DDS ini masih sama dengan DDS compact tetapi didesain dengan firmware khusus untuk 200CB channel juga di 11Mc. Diharapakan dengan DDS ini akan kembali menyemarakan penggunaan CB di Indonesia

spesifikasi

  • DDS AD9850
  • Microcontroller ATMega8
  • 16×2 charackter LCD
  • 200 channel 27MHz CB
  • 11.400 MHz – 11.500 MHz (11MC band)
  • Rotary Encoder
  • Autosave and restore lattest dial frekwensi
CB DDS

CB DDS

Harga kit : Rp. 200.000,-

note: saat ini Kit DDS CB Sold out, dalam waktu dekat dapat diperoleh di homebrewpartner.com

Bedah Anritsu Khatulistiwa SSB SS17 + DDS AD9850 ?

Beberapa hari lalu saya membeli transceiver SSB Anritsu dari link berikut http://telekom.tokobagus.com/radio-komunikasi-2-arah/anritsu-radio-khatulistiwa-ssb-ss17-17488533.html.

Saya tertarik untuk membeli transceiver ini karena selain menurut saya harganya murah, paling tidak menurut saya bisa mendapatkan box aluminium/metal yang bisa dimanfaatkan untuk keperluan lain, Smeter, speaker, knob dan tombol atau bahkan LPF block atau RF transistor power, crystal filter. Sempat kontak dengan penjualnya beliau meyakinkan bahwa semua komponen masih lengkap.. dan ternyata..

Benar semua komponen masih lengkap, kecuali kristal osilatornya yang sudah lenyap… tidak mengapa karena saya memang akan memodifikasi transceiver ini dengan DDS. Masalahnya memang akan timbul sebab saya tidak tau selama ini transceiver ini beroperasi di frekwensi berapa. Selanjutnya tidak ada pilihan lain selain mengamati rangkaianya (reverse engineering) dan menguji frekwensi kerja transceiver ini. Sepintas data yang didapat dari pengamatan:

  • Crystal filter merk anritsu dengan frekwensi operasi 10.7Mhz
  • BFO menggunakan crystal dengan frkwensi 10.7xx MHz
  • mixer 1 menggunakan double transistor (ngikutin Diode Balance Mixer tapi ini internal dioda transistor yang dipakai) istilahnya saya lupa..
  • mixer 2/detector mirip menggunakan DBM
  • Ocillator local ada 2 dengan frekwensi entah berapa dengan 2 buah BPF dengan dioda sebagai switch..
  • secara umum block nya ternyata mirip bitX..atau malah bitX yang mirip transceiver ini..kan transceiver ini yang duluan lahir…(tetap dengan respect sama om farhan ya)
  • rangkaian selebih nya pada board utama adalah penguat AF dan S-meter
  • PA board ternyata agak menyedihkan, dengan rangkaian pushpull transitor power nya ternyata hanya menggunakan 2SC517..(4watt pada 50MHz), walaupun dipakai 4 buah menurut saya tetap kecil..well tidak mengapa masih bisa mengunakan alasa QRP šŸ™‚
  • setelah final hanya ada 1 LPF (2 capacitor dan 1 inductor..agak mini), sepertinya transceiver ini bekerja hanya pada 1 band dengan 2 channel frkwensi..its ok lah..mungkin nantiĀ  akan di modif untuk 40M saja..
  • the worst nya.. tranceiver ini beroperasi dengan catu daya 24 Volt…. saya gunakan 18 volt..belum bersuara..di 20Volt baru mulai bekerja.. hemmm coba nanti kita lihat apa bisa di modifikasi.

Beberapa point menarik, bahwa ternyata mudah sekali meodifikasinya, saya uji dengan memasangkan crystal 9MHz pada LO, lalu mencoba receive pada 19.7Mhz hasilnya baik..SSB demodulationnya cukup baik. mungkin selanjutnya saya tinggal menerka2 BPF nya.. dengan melakukan injeksi sinyal kecil lalu membaca outputnya sebelum mixer atau mencoba menghitung…tapi ide yang terakhir sepertinya agak malas saya lakukan..mungkin next time.

Tampak depan Anritsu SS17

Tampak Depan Anritsu SS17

Main Board Anritsu SS17

Mixer

Mixer

LO Crystal Oscilator

LO Crystal Oscilator

Crystal Filter 10.7Mhz

Crystal Filter 10.7Mhz

BFO

BFO

PA Board

PA Board

Final Transistor

Final Transistor

Next saya akan coba

  • perbesar daya PA Board,
  • kalau memungkinkan menurunkan tegangan operasi ke 13.8V
  • menambahkan DDS dengan injeksi ke LO
  • Adjust BPF dan LPF ….
  • dst..

Semoga bermanfaat

Dian Kurniawan

Multiband SSB Transceiver #3 (Modular Concept)

Masih melajutkan dari artikel Multiband SSB Transceiver

Transceiver ini saya desain modular dengan asumsi dapat di bongkar pasang dengan modul-modul atau potongan-potongan modul rekan-rekan lain, untuk memudahkan ekperiment dan benchmark serta untuk terus di sempurnakan. Beberapa modul bahkan dapat di pakai secara generik dengan rangkaian-rangkain transceiver yang sudah sangat terkenal seperti Bitx, Binggo, Ararinha, dan lain sebagainya. Adapun modul-modulnya adalah sebagai berikut.

1. Control Board

Modul ini memiliki fungsi untuk mengendalikan kerja transceiver dengan mengatur frekwensi kerja DDS, menentukan posisi relay, menentukan band selector, menampilkan informasi frekwensi/band , informasi SWR/Power, 10 preset memory, rotary encoder interface dll, masih akan berkembang firmware nya…(versi 0.3.1b)

Control Board (LCD + DDS + Rotary Encoder)

Control Board

2. Band Pass Filter

Pemilihan frekwensi yang akan diumpankan ke mixer melewati module ini, sebuah MMIC amplifier sudah termasuk di dalam board ini. Module ini digerakan oleh 6 buah relay band selector yang digerakan oleh IC ULN2003 dan sebuah relay posisi TX/RX

Band Pass Filter

3. Low Pass Filter

Penindasan frekwensi anak di lakukan oleh module ini sebelum akhirnya disalurkan ke konektor antenna setelah sebelumnya melewati SWR pickup bridge. Module ini memiliki 6 buah relay sebagai band selector yang digerakan oleh IC ULN2003.

Low Pass Filter (mirip tokoh kartun Wall-e)

4. Power Amplifier

Power amplifier memberikan penguatan pancaran oleh BJT 2 x 2N2219 dalam kelas A, yang kemudian mendorong 2 x IRF510 yang diberi panjar DC 3.3v. Module penguat ditempelkan pada dinging belakang box amplifer untuk memberikan pelepasan panas terhadap kedua MOSFET tadi.

RF Power Amplifier

Module-module diatas bisa dipakai terpisah atau membangun sebuah multibanf transceiver lengkap.

Multiband SSB transceiver

Semoga bermanfaat

Dian Kurniawan