CW adapter for HBR4HF and BritX

This design using Atmel ATTiny13 microcontroller with 1KB flash, this flash is more than enough to handle the duty to generate 700Hz tone and handle PTT delay. ¬†Actually using 555 is also possible to build the interface but using microcontroller give alot of option and possible “future feature”

*. ATTiny13
*. Digitally 700Hz tone generator
*. adjustable PTT off delay time

*update 03.09.2017 (prototype image)

IMG_20170822_200538IMG_20170822_200724
Hambuilder Team

Advertisements

HBRADD1 for HBR4HF, CW Encoder-Decoder and Digital Mode set-line

HBR4HF memang menggunakan desain klasik dengan fitur yang umum saja. Beberapa rekan mempertanyakan mengenai absen nya mode CW dalam desain HBR4HF. Hal tersebut sebetulnya sudah masuk kedalam road map pengembangan yang sebetulnya sudah sangat lama di desain. HBR4HF memang dibuat sederhana sebagai pintu masuk kedunia HF dengan pertimbangan harga dan memang faktanya untuk amatir lokal rasanya masih sangat terbatas penggunaan mode selain SSB.

HBRADD1 adalah road map setline dari HBR4HF, mengapa dibuat terpisah, kembali ke alasan harga serta tidak semua amatir menggunakan CW, HBRADD1 juga memungkinkan di kembangkan dengan fitur GPS (APRS) bila nantinya mau dikembangkan untuk radio matirim yang murah. Pada BRHADD1 ini juga telah dilengkapi interface ke sound card PC bila rekan-rekan ingin bereksperimen menggunakan digital mode via PC sound card. Pada HBRADD1 ini juga di tambahkan 5 watt audio amplifer dengan loudspeaker yang besar melengkapi loudspeaker yang ada pada HBR4HF.

Spesifikasi :
*. ATMega8 as main controller for CW decoder and display
*. NE567 as tone decoder
*. ATTiny13 Iambic keyer and PTT control with buzzer tone
*. 16×2 character LCD for TX and RX CW encoder/decoder
*. 3-5 watt audio amplifer
*. 1 x 3.5 mm audio jack for Iambic keying input
*. 1 x 3.5 mm audio jack for sound card interface input
*. 1 x 3.5 mm audio jack for sound card interface output
*. 2 x 600 ohm audio transformer sound card in and out audio
*. 5 watt speaker
*. Dimension 200(w) x 60 (h) x 100 (deep) mm

 

 

Hambuilder Team

QRP HBR-HF10 Prototype (receiver test)

Specification:

  • BritX exciter, based on BITX exciter with on board 2 to 30 Mhz fixed inductor BPF using FST3253 band switch
  • Small form factor (common component are smd)
  • RTC02B controller (2.2 TFT display) with special firmware
  • ABS enclosure with acrylic panel

This exciter will be power up with 10watt linear amplifier. using RD16HHF1, and RD00HHF1 as driver and  4 Band LPF

In the future there will be an additional daughter board to improve bitx performance like:

  • 3-5 Watt audio amplifer with AGC
  • DSP audio processing for speaker
  • DSP audio processing for microphone and also audio compressor

This exciter availabe now in Indonesia, please visit to buy it..
https://www.tokopedia.com/jalapindai-store/britx-hf-exciter-board

’73

BRHF10 = BRitX + RTC02B

RTC02B external VFO

Another version of RTC02B as an external vfo. It is come with an abs plastic enclosure, 2 bnc rf out and dc jack connector.

This version was build to meet old channelled transceiver local oscillator replacement. So they do n ot have to open or do alot modification of their vintage transceiver.

Iambic Keyer

Ingin membuat sesuatu yang simple minimalis dan menarik untuk project kali ini. Alat ketuk morse (CW operation) menjadi pilihan kali ini. Alat ketuk morse saat ini menjadi collector item untuk yang fanatik dengan harga yang cukup mahal untuk kantung orang Indonesia. Idenya bagaimana dengan bahan PCB bisa dibuat alat ketuk yang murmer tapi sudah support Iambic B mode dimana user hanya perlu menentukan dit atau dah lalu microcontroller akan membantu menentukan durasinya.

Spesifikasi
*. microcontroller ATTINY13 (1KB flash), 10bit ADC
*. Potensiometer untuk delay adjustment
*. LED indicator
*. open collector output to TRX
*. akrilik sebagai pelindung paddle yang terbuat dari PCB pertinax karena dianggap lebih lentur

note dari saya ATTINY13 adalah salah satu microcontroller favorit saya dengan 8 kaki (1KB flash, 64bytes RAM ya betul 64 bytes), hanya 6 buah I/O yang bisa digunakan bisa banyak hal dilakukan. Satu keasyikan tersendiri bekerja dengan minimalis.

Cara kerja
*. microcontroller membaca nilai potensio sebagai pembagi tegangan 0-5V untuk bacaaan delay Dit, 5ms – 150ms melalui ADC (Analog to Digital Converter)
*. dari bacaan ADC diperoleh setting delay yang diinginkan user
*. microcontroller menghitung bahwa Dah = 3 * Dit
*. microcontroller membaca penekanan paddle dit atau dah
*. bila dit maka out di aktifkan selama durasi dit dari hasil bacaan tadi, lalu off selama durasi jeda dit
*. bila dah maka out diaktifkan selama 3x durasi dit dari hasil bacaan potensiometer tadi, lalu of selama durasi jeda dit
*. looping tersebut dilakukan berulang-ulang

Iambic board PCB

Iambic board PCB

Iambic Paddle

Iambic Paddle

acrylic protector

acrylic protector

DIP soldered as SMD

DIP soldered as SMD

Over All

Over All

bila ingin membeli bisa kunjungi http://jalapindai.com