Prototype HSWR22 Hambuilder HF SWR meter using 2.2 inch TFT

*. ATMega128 Microcontroller
*. 2.2 Inch TFT LCD (ILI9341)
*. 3x FT50-43 Toroid as directional coupler
*. FWD, REF, SWR reading plus reflected coeficien, return loss(db) and match loss
*. Adjusting FWD display scale 200W, 100W 50W
*. Adjusting REF display scale 100W, 150W, 25W
*. Adjusting SWR display scale 25, 12 and 6

 

 

 

Hambuilder Team

Advertisements

HSDR1 prototype (PC based SDR)

Proyek ini digagas sudah lama sekali, dan berkali-kali desain dibongkar pasang. Mulai dari pemilihan mixer SDR, apakah menggunakan Tayloe atau dual DBM baik ADE-1 atau yang active seperti SA602 memaksa untuk mecoba-coba dan membaca referensi rekan-rekan lain yang melakukan experiment yang sama. Akhirnya kompromi banyak hal tadi menghasilkan spesifikasi sebagai berikut:

  • HSDR1 hanya akan mencover dari 3.5 MHz hingga 15 MHz atau 80m-60m-40m-30m-20m dibagi dalam 3 octave filter. Design ini untuk memudahkan dan memurahkan RF PA nya yang direncanakan sebesar 60-100 watt dengan low cost mosfet (IRFP150).
  • Main mixer menggunakan jenis Tayloe detector dengan FST3253 sebagai komponen utama (common design). FST3253 dipilih memang dari hasil mencoba mana yang terbaik dari beberapa pilihan, termasuk diantaranya pertimbangan harga dan kemudahan proses perakitan. Mixer ini diberi sumber clock dari Si5351 yang¬† ¬†kemudian di bagi menjadi 4. Memang ada ide juga untuk menggunakan 2 clock out dari Si5351 yang di bedakan phasanya. Akan lebih sederhana karena tidak memerlukan IC 74F74 sebagai pembagi empat. Mungkin bila nanti diinginkan untuk cover band hingga 6m, hal ini menjadi krusial, mengingat 6m band butuh vfo lebih dari 200MHz bila menggunakan pembagi 4 sementara Si5351 hanya cover sampai 200MHz.
  • Setelah main mixer sinyal I dan Q di perkuat oleh opamp dengan konfigurasi biasa (bukan instrument amplifier) dengan IC NE5532
  • HSDR1 menggunakan USB Audio codec on board dengan IC PCM2900. Pilihan ini memang tidak istimewa mengingat sampling rate yang dimiliki standard saja 48KHz, namun faktor kualitas dan ekonomis serta kemudahan operasi mejadi alasan utama. Pengguna nanti tidak perlu membeli extra soundcard bila menggunakan laptop yang tidak memiliki line input stereo. Saya menjumpai hampir semua laptop keluaran terbaru saat ini (2018) hanya memiliki line-in mic mono.
  • HSDR1 akan menggunakan kendali konsol berupa dial board yang akan mengendalikan transceiver dan sekaligus CAT control untuk mengendalikan PC pada aplikasi HDSDR/PowerSDR dengan standard Kenwood CAT command. Kendali konsol akan dilengkapi display 16×2 untuk menampikan frequency dan beberapa indikator penting. Kendali konsol ini akan menggunakan koneksi USB ke PC dan koneksi RS-232 ke unit transceiver.

 

Dian Kurniawan