BITX80/40+DDS9850+6P3S #3 (Receiver Test)

Setelah melakukan beberapa penyetalaan, berikut adalah cuplikan uji penerimaan pada band 40m. Note disini saya meningkatkan daya oscillator lokal dari DDS melalui 1 transistor MPSH10, dan mengganti transistor buffer LO pada PCB Bitx Q7 dengan transistor 2N2219. berikut cuplikan video nya. Note: sepertinya DDS nya meleset 1Khz..

BITX80/40+DDS9850+6P3S #2 (Valve PA 6P3S)

Tabung ini saya pilih karena masih keluarga besar 6L6 yang legendaris di tambah harganya yang paling bersahabat diantara keluarga besar 6L6. Tabung ini diproduksi oleh pabrikan rusia, di beberapa toko online masih ada yang menjual U$5 per buah nya. Berikut saya sertakan skemanya (skema ini bukan asli gambar saya akan tetapi di ambil dari internet dan saya sesuaikan dengan kebutuhan).

  • grid pin 5 akan menjadi input sinyal dari board TX bitX melalui capacitor 100pf yang kemudian masuk ke grid
  • grid pin 4 melalui resistor terkoneksi ke B+
  • plate pin 3 melalui RFC menerima tegangan B+ sekaligus menjadi ouput penguat melalui blockin capacitor 0.001uF
  • cathode pin 8 terhubung ke ground melalui tahanan dan bypass capacitor
  • tangki PI dibangun oleh dua variable capacitor 300pf dan 600pf serta lilitan kawat email 1mm sebanyak 30-40 lilitan pada koker 1.25 inch. lilitan ini diberi tab untuk memilih nilai induktansi.

Tabung memang tidak saya kerjakan pada posisi maksimum bahkan cenderung minimum. Daya keluaran hanya di harapkan disekitar 5Watt, bila diinginkan daya lebih besar bisa diakukan penyesuaian tegangan plate (s/d 400volt) atau memparallelkan dengan tabung 6L6 sejenis. hal tersebut yang akan saya lakukan pada project kali ini.

 

DSC_5787

DSC_5790

DSC_5789

Setelah melakukan beberapa penyesuaian dan masukan dari dari Pak Adi is berikut rangkaian final yang lebih stabil

TUBE

BITX80/40+DDS9850+6P3S #1

Mohon maaf sudah begitu lama tidak menuliskan sesuatu karena kesibukan di project, mulai dari Univ Maranatha di awal tahun, PT Djarum Kudus, hingga BPMIGAS dan terakhir menjadi SKMIGAS. Total tahun 2012 dilewati tanpa satu tulisanpun di blog ini. Mudah-mudahan 2013 diberi banyak waktu untuk share lebih banyak.

Project ini bisa dikatakan seperti kabur dari project-project sebelumnya yang memang saya pending karena satu dan lain hal. Project ini saya bangun dengan ide untuk menggabungkan berbagai generasi teknologi transceiver, dimulai penguat RF tabung 6L6 yang sudah legendaris (sejak 1930 an), BitX yang menerapkan komponen diskrit, bidirectional konsep, lalu DDS9850 sebagai pembangkit frekwensi terkendali microcontroller, serta display VFD yang juga sudah lawas dalam teknologi display (didalamanya menggunakan tabung juga)..

Deskripsi:

  • SSB TRX dibangun dengan basis BITX 80/40, dapat dilihat lebih detil pada link berikut http://www.phonestack.com/farhan/bitx.html. Komponen saya sesuaikan dengan ketersediaan di Kota Bandung. Secara umum saya hanya memodifikasi transistor yang digunakan menjadi MPSH10, khusus transistor akhir menjelang PA saya ganti dengan 2N2219, dan melakukan penyesuaian jumlah lilitan pada trifilar mixer sesuai saran dari OM Indra Eko Putro. Trifilar diubah menjadi bifilar 3 lilitan, lalu disisipkan 6 lilitan ke VFO dan 8 lilitan ke RF in. Dari perubahan tersebut saya mendapatkan keluaran hingg 0.32watt (4vpp/50 Ohm) dan sensitifitas yang meningkat drastis.
  • DDS menggunakan AD9850 sama dengan project-project sebelumnya, hanya saja kali ini saya menggunakan module DDS yang sudah jadi lengkap dengan LPF 70Mhz nya. DDS ini dikendalikan oleh mikrokontroller ATMega8 dengan serial mode. Keluaran DDS saya perkuat dengan mengunakan satu tingkat penguat kelasA dengan satu transistor MPSH10 masih bisa stabil hingga 27 Mhz 1vpp mendrive DBM BITX jadi sudah cukup aman kalau hanya ingin kejar dual band 80/40m.
  • Display menggunakan VFD M202MD08, saya sengaja memilih jenis display ini agar lebih eksotis (imho), agar terasa klasik dengan vacum display, tadinya ingin menggunakan nixie tube tapi khawatir malah jadi terlalu rumit. VFD ini dikendalikan melalui serial port mikrokontroller ATMega8 dengan baudrate 9600 bps, 8,n,1. Perintah kendali VFD ini yang agak rumit dan respon nya sedikit lambat (jauh lebih responsif LCD) walaupun character generator yang dimiliki sama dengan LCD. (7×5 dot). Pada display ini saya tampilkan frekwensi, DDS step, dan RSSI atau paling tidak besaran dari nilai AGC sebagai indikator kuat sinyal.
  • Frekwensi dial saya gunakan rotary encoder, selain simple secara pengkabelan juga lebih terlihat minimalis di tampak muka.
  • Besaran nilai AGC atau kuat sinyal akan saya umpankan ke salah satu ADC port dari mikrokontroller sehingga bisa di tampilkan di layar VFD.
  • Penguat akhir saya gunakan valve keluarga 6L6 buatan rusia yaitu 2x 6P3S, ya selain mengingat kelegendarisannya secara umum 6L6 adalah entry level pemancar era awal-awal amatir radio. Sebagian besar senior-senior amatir radio mulai dengan menggunakan tabung ini sebagai oscillator dan pemancar mode CW satu tabung nya yang pertama. Saya pribadi menikmati menggunakan 6L6 pada masa-masa awal di 100m AM. Saya berusaha untuk tidak melenceng dari tujuan Bitx “QRP” maka saya akan mengoperasikan plate tabung ini pada tegangan dibawah medium antara 250-300V dengan harapan akan diperoleh 5watt output pada masing-masing tabung. Apakah 10 watt masih QRP ? Mengingat bahwa perangkat ini akan beroperasi di band-band bawah HF yang sudah penuh QRM rasanya 10 watt mungkin masih bisa di sebut QRP :). Saya membangun 2 transformator khusus untuk suplai PA ini, masing-masing untuk filament/heater 220v->6.3 volt 3A, dan 220V->300V  1A,dengan dioda serta 2x100uF 400V sebagai perata tegangan.
  • Pi/L tank saya bangun dengan 2 varco aluminium dan lilitan pada pipa paralon 1 inch 30-40 lilitan dengan beberapa tap.

02

03

04

DDS9850+ATMega8+Rotary-Enco

External-Mic-ICOM