2m Receiver (144 MHz) using LMX2306+MC3362


Komponent Utama

1. LMX2306 (550MHz PLL with 18 bit N Counter)
2. MC3362 Narrow Band FM Receiver atau MC13135 (letak pin berbeda)
3. ATMega8
4. rotary encoder

Awalnya saya ingin mengaplikasikan DDS pada unit ini, akan tetapi untuk DDS yang mudah di operasikan dalam mode FM (AD9854) harganya lumayan mahal untuk sekedar hobi dan rasa ingin tahu. Akhirnya pilihan jatuh pada IC PLL yang bisa di peroleh dengan harga “tidak terlalu mahal”, support hingga 500Mhz serta N counter yang besar (18 bit) sehingga memungkinkan untuk bekerja dengan 5Khz Frekwensi step.

ATmega8+2×16 LCD+rotary encoder sebagai control dan sarana interaksi alat dengan pemakai.
Front End Amp menggunakan BF960/BF961.

Pada blok diagram di bawah ada kesalahan pada text VCO untuk bagian transmitter, seharusnya tertulis 140-150Mhz (bukan 150.7 – 160.7 MHz).

Pada saat merakit rotary encoder yang di harapkan belum tiba, sehingga saya menggunakan stepper motor bekas disk drive sebagai pengganti.. tidak begitu mulus stepnya tapi masih bisa digunakan, dengan opamp LM358 sinyal dari rotary encoder di kuatkan dan sedikit trik di firmware membuat ini menjadi menarik, mungkin pada kesempatan berikutnya saya akan explore lebih jauh.

Foto di bawah adalah tampak bagian dalam, sedikit berantakan untuk tambahan PCB nya 🙂

semoga bermanfaat
Dian Kurniawan

Advertisements

18 thoughts on “2m Receiver (144 MHz) using LMX2306+MC3362

  1. seneng bgt baca postingan anda. saya juga penyuka RF. share donk gambar lengkap rangkaian vco, san front end.

    • terima kasih mas uyik, untuk VCO saya gunakan fasilitas yang ada di IC MC3326, (saya hanya menambahkan lilitan dan varactor/capacitor).. untuk front end saya pakai mosfet BF980 dgn rangkaian generik saja.. kebetulan saya memang suka malas buat gambar skema, tapi mohon bersabar ya, mudah2an dalam waktu dekat bisa saya gambar..

  2. Wah blog yang luar biasa Mas Dian! Saya hobi mengutak atik elektronik secara umum, tapi murni amatiran karena tidak ada latar belakang pendidikan (background ilmu sosial) dan keterbatasan kantong (untuk mainan microcontroller) hehe. Mohon ijin menimba ilmu via email atau chatting atau social networking boleh tidak Mas?

    • Terima kasih mas Hanung, wah senang punya teman dengan hobi yang sama, elektronika memang menarik bagi siapa saja yg punya jiwa ngoprek he he, silahkan email saya atau kontak saya di fb.. mudah2an bisa saling tukar pikiran. Soal microcontroller menurut saya sekarang sudah jauh lebih murah kok, cukup dengan 15ribu rupiah sudah bisa bawa pulang IC microcontroller.. dowloader nya juga banyak.. ISP lagi beda dengan jaman dulu yg harus punya EPROM programmer, EPROM Eraser.. compiler yang hanya mengerti asembly dsb. Selamat berkarya.

  3. makasih dah di reply.di bbrpa ic pll ada fitur swallow counter itu untuk apa ya mas dian fungsinya?

    • sama2 mas Uyik, swallow counter adalah counter yang biasanya di gunakan untuk mengendalikan dual modulus pre-scaller, sesuai dengan namanya “prescaller -modulus” digunakan untuk membagi dengan memperhatikan sisa bagi (modulus). Saya coba ambil contoh PLL MB1511

      fvco = [(M x N) + A] x fosc : R
      fvco : Output frequency of external voltage controlled oscillator (VCO)
      M : Preset modulus of external dual modulus prescaler (64 or 128)
      N : Preset divide ratio of binary 11-bit programmable counter (16 to 2047)
      A : Preset divide ratio of binary 7-bit swallow counter (0 £ A £ 127, A < N)
      fosc : Output frequency of the external reference frequency oscillator
      R : Preset divide ratio of binary 14-bit programmable reference counter (8 to 16383)

      dari persamaan diatas terlihat bahwa dgn menggunakan variable swallow counter terdapap flesibilitas untuk menentukan fvco bahkan dengan fosc yang bermacam2. Mungkin bisa di katakan dalam bahasa yang sederhana swallow ini seperti menggenapkan hitungan.. kira2 begitu

  4. mas dian,,,transistor C1971 saat ini banyak sekali di palsu.adakah transistor rf sekitar 5 watt untuk freg 144mhz yang ada di digikey/indonesia dan mudah didapat.saya browsing2 malah pusing.saya dirumah banyak ICOM IC-2N yang mati transistor finalnya.sayang klo ga di pakai.bbrpa sudah saya modif abis jadi Rig dengan ATmega+16x2lcd.

    • Mas Uyik, memang C1971 sebentar lagi tinggal legenda barangkali, dari waktu harganya rp 15rb sampe sekarang mungkin sudah di 75rb, coba di cari persamaan transistor rusia nya seri KTXXX misalnya KT907A bisa 13 watt dengan harga 90rban, coba search di ebay. digikey sendiri terbatas dalam mejual RF device ke Indonesia.. entah kenapa. Atau mungkin dengan cara memparalellakan beberapa transistor yg lebih kecil..

      btw sharing dong mas uyik modifikasi IC-2N nya menjadi rig, pasti banyak yg berminat.. nah kalau di rumah banyak apa bisa dijual murah ke saya satu buah he he

  5. mksh bnyk penjelasanya mas,untuk 2N to Rig sederhana kok mas dian. sy buang casing, Dial analog, rubah regulator internal,konrol PLL kasih LCD16x2 dan ATmega 8535,sinyal meter/RF ditampilkan ke LCD dengan bantuan ADC internal Atmega,high/low power lewat Atmega,pokoknya dah meniru total gaya rig modern.semua saya tulis dengan Bascom AVR.

  6. untuk mas dian (2Nnya) tak kasih murah deh, pa tukeran ma Final,IC PLL,IC receiver pa yang lain.he..he..

  7. pak, untuk CF 10.7 (biasa di radio FM tuner) dan 455khz (kuning) apa bisa pake yg ada dipasaran itu pak? ditunggu skemanya ya pak…

  8. dear mas dian…
    IC LMX2306+MC3362 sudah langka di pasaran. saya mencari kedua IC ini di semarang sudah tidak ada yang menjual. untuk lokasi semarang, yang jual kedua IC ini dimana ya??

  9. permisi, bapak boleh lihat skema nya ?
    ini menarik 🙂
    terima kasih

  10. Boleh gan dibuat lagi buat saya 1 unit berapa harganya ?

  11. om Dian, sy ada HT jadul merk philips 502, masih pake x tal untuk freq nya..yang jadi masalah adalah kesulitan nyari xtal 144-150mhz yang kebetulan dan mati..mohon saran andai pakai PLL untuk menggantikan oscilator xtal nya..Klu berkenan ini email sy, Obedkho72@gmail.com.. trimakasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s