User Interface design for HF homebrew

Saya masih menyimpan beberapa jenis LCD grafik untuk di buat “sesuatu”, ada LCD 128×64 pixel, 256×128, 512×256 pixel, baik serial ataupun parallel interface, dan tegangan operasi yang berbeda 5V atau 3.3V plus setumpuk ATMega8, 16, 32 dan 128.. sisa experiment terdahulu dan produksi mesin suara walet. Experimen terakhir “80m SSB DDS transceiver” berhasil cukup baik maka terfikir oleh saya untuk merakit user interface display yang menarik sehingga HF band yang sudah dianggap kuno bisa terlihat menarik dan “cool”.

Walaupun transceiver ini bekerja pada band HF yang terbilang kuno, akan tetapi sebenarnya rangkaian transceiver di dalamnya menggunakan teknologi masa kini walaupun secara teknik tidak ada prinsip baru yang di terapkan misalnya DSP (digital signal processing) dan lainnya.

Tampilan 128×64 pixel di sesuaikan dengan ukuran enclosure dan di desain kompak dengan dua buah rotary encoder yang juga memiliki satu buah push button bila jog dial di tekan, artinya saya menggunakan dua buah rotary plus dua push button. Rotary Encoder pertama di gunakan untuk seleksi frekwensi dan push button nya sebagai pemilih scan step (10,100,1.000,10.000 Hz), sedangkan Rotary Encoder ke dua sebagai seleksi sub menu dengan push buttonnya sebagai pilihan menu (modulasi, band, vfo dan memori).

Graphic User Interface for 80m SSB Trasnceiver

control board and the transceiver board

non-graphic LCD (character) interface

salam

Dian Kurniawan

80m SSB Receiver using MC3362, DDS AD9835 Local Oscillator, 10 MHz Crystal Filter, 2SC2570 front end and IF amp.

80m SSB Receiver without inductor winding activity

  • Dual conversion method with 10MHz Ladder Crystal Filter
  • DDS AD9835 as local oscillator + 25MHz Crystal Oscillator as reference frequency
  • 2SC2570 as front end and IF (intermediate frequency) amplifier
  • 2×16 Character LCD
  • Rotary Encoder
  • ATMega8

watch the video at 80m SSB Receiver

gambar blok diagram

80m SSB MC3362 (diankurniawan@wordpress.com)

80m SSB MC3362 (diankurniawan@wordpress.com)

Bagian Penting dari receiver ini salah satunya adalah Band Pass Filter,
Band Pass Filter ini memiliki keistimewaan dari pillihan nilai komponen
sehingga bisa digunakan inductor dengan nilai standard yaitu sebesar 10uH
pada grafik dibawah terlihat filter ini meluluskan frekwensi 3.5 – 4.0 MHz

BPF circuit and RFSIM

rangkaian RF (kecuali Local Oscillator) dibangun dengan IC MC3362

IC MC3362 memiliki 2 buah mixer dan 2 buah oscillator yang di memiliki kemampuan utk dual conversion FM receiver.
Dalam desain ini hanya di gunakan kedua mixer dan satu oscillator.
Mixer pertama yang memiliki sensitivitas tipikal 0.6uV di hubungkan ke penguat depan TR 2SC2570 (8-20db) dan Band Pass filter (-3-6db) sehingga di harapkan bisa di peroleh sensitivitas di sekitar 0.1-0.2 uV (saya tidak memiliki cukup instrument utk mengukurnya). Sinyal RF dari antenna di campur dengan isyarat osilator lokal yang di peroleh dari DDS dengan frekwensi 6.0-6.5 MHz. Dengan pilihan frekwensi antara (IF) sebesar 10MHz di peroleh cakupan frekwensi diantara 3.5-4.0 MHz. Keluaran dari mixer pertama di filter dengan crystall filter (ladder dari 4 buah crystall 10MHz). Sinyal ini kemudian di perkuat dengan penguat antara TR 2SC2570 yang kemudian di umpakan ke mixer kedua yang mencampur sinyal IF dengan isyarat Beat (BFO)
berupa crystall oscillator yang di geserkan sedikit frekwensi nya dengan linduktor dan varactor.

Keluaran dua kali proses pencampuran ini di perkuat oleh penguat audio LM386.
Rangkaian ini belum saya tambahkan AGC (bisa ditambahkan pada input dan output LM386 atau pada front end Amp)

80m SSB MC3362 (diankurniawan@wordpress.com)

penjelasan bagian rangkaian

Function Block

Transmitternya segera menyusul

Semoga bermanfaat

Dian Kurniawan